animasi bergerak gif
My Widget
LP dan Askep: LP KDM GANGGUAN NUTRISI: KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH
HIDUP Adalah PERJUANGAN
Maka Persiapkan Diri Untuk Menghadapi Kesulitan
mwb backlink
backlink backlink
AKTIFKAN BACKLINK ANDA DISINI
=> Pasang Backlink di Situs/Blog Anda Sekarang

Sabtu, 07 Juli 2012

LP KDM GANGGUAN NUTRISI: KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH

 
A.PENDAHULUAN

1.Latar Belakang
Tubuh memerlukan energi untuk fungsi-fungsi organ tubuh, penyembuhan luka, mempertahankan suhu, fungsi enzim pertumbuhan, dan pergantian sel yang rusak. Secara umum faktor yang mempengaruhi kebutuhannutrisi adalah faktor fisiologis untuk kebutuhan metabolisme basal, faktor  patofisiologi seperti adanya penyakit tertentu yang mengganggu pencernaanatau meningkatkan kebutuhan nutrisi, faktor sosio ekonomi seperti adanyakemampuan individu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi.Zat Gizi (Nutrients) merupakan ikatan kimia yang diperlukan tubuhuntuk melakukan fungsinya, yaitu : energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Status Gizi adalah keadaantubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan pengunaan zat-zat gizi. Malnutrisisering terjadi pada pasien-pasien dengan penyakit kronis. misalnya 10 % : pasien - pasien dengan kanker, pasien - pasien dengan penyakit paru atauJantung. Pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit sudah dengan malnutrisisebanyak 30 - 60 % dari kasus - kasus; 10 - 25 % nya dengan malnutrisi berat.Kebutuhan nutrisi bagi tubuh merupakan suatu kebutuhan dasar manusia yang sangat penting. Dilihat dari kegunaannya nutrisi merupakansumber energi untuk segala aktivitas dalam sistem tubuh. Sumber nutrisi dalamtubuh berasal dari dalam tubuh sendiri, seperti glikogen, yang terdapat dalamotot dan hati ataupun protein dan lemak dalam jaringan dan sumber lain yang berasal dari luar tubuh seperti yang sehari-hari dimakan oleh manusia.

2.Tujuan
1.Mengetahui dan memahami gangguan nutrisi padaklien.2.Menganalisis teori keseimbangan nutrisi kurang darikebutuhan tubuh dengan keadaan klien.3.Mampu menerapkan terapi pemberian nutrisi padaklien di Rumah Sakit.
 
B.TINJAUAN TEORI

1.Pengertian
Tubuh memerlukan energi untuk fungsi-fungsi organ tubuh, penyembuhanluka, mempertahankan suhu, fungsi enzim pertumbuhan, dan pergantian selyang rusak. Secara umum faktor yang mempengaruhi kebutuhan nutrisi adalahfaktor fisiologis untuk kebutuhan metabolisme basal, faktor patofisiologiseperti adanya penyakit tertentu yang mengganggu pencernaan ataumeningkatkan kebutuhan nutrisi, faktor sosio ekonomi seperti adanyakemampuan individu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi.Kebutuhan nutrisi bagi tubuh merupakan suatu kebutuhan dasar manusiayang sangat penting. Dilihat dari kegunaannya nutrisi merupakan sumber energi untuk segala aktivitas dalam sistem tubuh. Sumber nutrisi dalam tubuh berasal dari dalam tubuh sendiri, seperti glikogen, yang terdapat dalam otot danhati ataupun protein dan lemak dalam jaringan dan sumber lain yang berasaldari luar tubuh seperti yang sehari-hari dimakan oleh manusianutrisi kurangdari kebutuhan tubuh adalah keadaan dimana individu mengalami intake nutrisiyg kurang dari kebutuhan tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolik.

2.Etiologi
Tidak mampu dalam memasukkan, mencerna, mengabsorbsi makanankarena faktor biologi, psikolog atau ekonomi.

3.Faktor predisposisi
Faktor pencetus dari gangguan nutrisi adalah karena berkurangnyanafsu makan yang disebabkan disebabkan oleh: 
a)Rasa nyeri 
b)Anxietas
 c)Depresi 
d)Perubahan situasi/ lingkungan
e)Perbedaan makananf)Gangguan pemasukkan makanang)Waktu pemberian makanan dan pemberian obat tidak tepat

4.Patofisiologi
Pola makan tidak teratur, obat-obatan, nikotin dan alkohol, stresBerkurangnya pemasukan makananKekosongan lambungErosi pada lambung (gesekan dinding lambung)Produksi HCL meningkatAsam lambungreflek muntahIntake makanan tidak adekuatKekurangan nutrisi

5.Tanda dan Gejala
a)Berat badan dibawah ideal lebih dari 20%  
b)Melaporkan intake makanan kurang dari kebutuhantubuh yang dianjurkan 
c)Konjungtiva dan membran mukus pucat
d)Lemah otot untuk menelan dan mengunyah
e)Luka, inflamasi pada rongga mulut
f)Mudah merasa kenyang sesaat setelah mengunyahmakanan 
g)Melaporkan kurang makan
 h)Melaporkan perubahan sensasi rasa 
i)Tidak mampu mengunyah makanan 
j)Miskonsepsi
 k)Penurunan berat badan dengan intake makanantidak adekuat 
l)Enggan makan
 m)Kram abdominal
 n)Tonus otot buruk 
 o)Nyeri abdomen patologi atau bukan 
p)Kerusakan minat terhadap makanan 
q)Pembuluh kapiler rapuh 
r)Diare atau steatorea
s)Kehilangan rambut banyak 
t)Suara usus hiperaktif 
u)Kurang informasi, misinformasi

6.Pemeriksaan Penunjang
a)Pemeriksaan Darah Lengkap : Hb: turun,Albumin : turun, Lekosit : turun / meningkat,Eritrosit : turun 
b)USG : terlihat massa pada daerah uterus.
 c)Vaginal Toucher : didapatkan perdarahan pervaginam, teraba massa, konsistensi danukurannya.
d)Sitologi : menentukan tingkat keganasan dari sel-sel neoplasma tersebut., 
e)Rontgen : untuk mengetahui kelainan yang
mungkin ada yang dapat menghambat tindakanoperasi.
f)ECG : Mendeteksi kelainan yang mungkinterjadi, yang dapat mempengaruhi tindakanoperasi.

7.Pathway
Efusi PleuraTerbentuk eksudat pleuraGangguan pencernaan (mual)AnoreksiaIntake makanan tidak adekuatGangguan nutisi kurang dari kebutuhan tubuh

8.Pengkajian
Hal-hal yang dapat dikaji pada gangguan eliminasi (Retensio Urine): 

1.Aktivitas dan istirahatGejala :-Kelemahan dan atau keletihan-Perubahan pada pola istirahat dan jam kebiasaan tidur  pada malam hari, adanya factor-faktor yangmempengaruhi tidur (nyeri, ansietas, berkeringat malam). 

2.SirkulasiGejala : palpitasiKebiasaan : perubahan pada Tekanan Darah 

3.EliminasiGejala:-Perubahan pada pola defekasi (darah pada feses, nyeri pada saat defekasi)-Perubahan eliminasi urinariusTanda:-Perubahan pada bising usus, distensi abdomen

 4.Makanan atau cairanGejala :-Kebiasaan diet buruk (rendah serat, tinggi lemak, aditif, bahan pengawet)-Anoreksia, mual atau muntah-Intoleransi makanan-Perubahan pada berat badan, penurunan berat badanhebat, berkurangnya massa otot.Tanda :-Perubahan pada kelembaban/turgor kulit 

5.Nyeri / kenyamananTanda:-Nyeri abdomen bagian bawah.-Nyeri panggul.Gejala:-Gelisah, perilaku berhati-hati.

6.PsikososialTanda:-Peningkatan ketegangan, ansietas.
 
-Wajah tampak gelisah.Gejala:-Malu, martabat hilang, kekhawatiran.-Mengekspresikan masalah tentang adanya perubahan.-Ketakutan akan konsekuensi tidak spesifik.

7.PengetahuanTanda:-Pasien meminta adanya informasi.-Menyatakan masalah / indicator non verbal.Gejala:-Tidak akurat mengikuti instruksi.-Terjadinya komplikasi.Kurang berpartisipasi dalam pengobatan.

9.Diagnosa Keperawatan
1.Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh b.dkurang masukan makanan per oral.
10. Rencana asuhan Keperawatan
diagnosa:
 Ketidakseimbangan nutrisi:kurang darikebutuhan tubuh b.d kurangmasukanmakanan per oral.
 kriteria hasil:
Setelah dilakukantindakan keperawatanselama 2 x 24 jam pasien dapatmengetahui statusnutrisi indikator /kriteriahasil :
Status nutrisi
1.Intake nutrisi2.asupanmakanan danminuman3.Berat badan
intervensi: 
Manajemennutrisi
1.Tanyakantentang pilihanmakananyangsesuai2.Tanyakanapakah pasienmempunyai riwayatalergimakanan3.Berikaninformasiyang tepattentangkebutuhannutrisi dan bagaimanamemenuhinya4.Kerjasamadenganahli gizi
Therapinutrisi
1.Tentukankebutuhan pemberian
rasional: 
1.Dapatmeningkatkannafsumakanklien2.Dapatmengidentifikasigangguan polamakanpadaklien3.Menigkatkanpengetahuanpasienagarlebihkooperatif 4.Mengetahui jumlahkalori,tipemakanan yangdiperlukandalammemenuhi





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar